Jupiter mx adalah motor bebek yang lahir dengan mengadopsi teknologi dari motor balap. Faktor keunggulan jupiter mx yang telak membuat kompetitor tak berkutik adalah kapasitas mesinnya paling besar dibandingkan moped lain di indonesia, 4 tak 135 cc 4valve SOHC. Selain itu Jupiter MX juga merupakan moped yang pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara yang menggunakan DiASil Cylinder dan Forged Piston yang mendapat jaminan garansi selama 5 tahun. tentu teman-teman bertanya-tanya apa itu sebenarnya teknologi DiASil Cylinder dan Forged Piston?
DiaSil Cylinder
DiaSil Adalah singkatan dari Die Aluminium Silicon, yaitu material logam yang merupakan campuran aluminium dan silicon, sehingga material ini memiliki beberapa keungulan antara lain memiliki kemampuan pendinginan yang baik, ketahanan terhadap aus yang tinggi Keunggulan pengunaan Die Diasil Cylinder adalah sebagai berikut :
- Ramah lingkungan, karena bukan mengunakan lapisan nikel total Die-Cast Aluminium (mudah didaur ulang)
- Proses dengan teknologi tinggi dan modern (proses otomatis)
- Ekonomis, tidak menggunakan liner besi sehingga nilai produktivitasnya tinggi
- Performa tinggi, antara lain ringan, pendinginan sempurna, meredam suara berisik, awet atau tidak mudah aus, pemakaian oli hemat
DiASil Cylinder dibuat dengan proses Die Casting (cetak) bukan dengan Coated (lapisan) dapat dilihat gambar dibawah ini pelumasan “Elastic-Dynamic” pada permukaan DiASil Cylinder

Selain itu DiASil Cylinder juga memiliki kemampuan pendinginan yang bagus hal ini dapat dilihat pada grafik dibawah ini, grafik ini menunjukkan permuakaan DiASil Cylinder suhunya lebih rendah dibandingkan Cylinder Aluminium dengan liner besi (conventional)

Keuntungannya adalah
- Bebas perawatan. saking kerasnya dinding DiASil Cylinder, efek pengikisnya banyak berkurang dibanding silender baja (berkurang 2 hingga 3 kali berdasar tes oleh yamaha).
- Makin irit bahan bakar. DiASil Cylinder merawat permukaan film oli secara ideal pada dinding silinder sehingga konsumsi bahan bakar berkurang.
Forged Piston
adalah piston yang dibuat dengan sistem forging (tempa). memiliki ketahanan yang tinggi dibanding piston konvensional, teknologi Forged Piston adalah teknologi motor balap yang diaplikasikan ke moped. teknologi ini hanya dimiliki oleh yamaha dan indonesia adalah negara pertama yang menggunakannya.

Keuntungannya menggunakan Forged Piston antara lain ;
- Tahan lama, tidak mudah aus.
- Suhu muai lebih tinggi.
- Koefisien gesek lebih rendah.
- Berat piston lebih ringan.
- Menghasilkan ‘noise’ lebih kecil.
- Mencegah piston seizure (piston macet)
- Biaya produksi yang efisiensi lapisan timah berfungsi untuk mencegah piston baret sehingga terlihat “berkilau” walaupun bergesekan dengan dinding Cylinde.
Sumber www.yamaha-friends.com
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: 9.5/10 (6 votes cast)
VN:F [1.9.8_1114]
Dari waktu ke waktu, teknologi terus dikembangkan untuk sehingga menjadi lebih efisien. Begitu juga dibidang automotif, perkembangan teknologi meningkatkan efisiensi mesin sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Sebagai Konsumen Anda mungkin pernah mendengar adanya teknologi untuk mengatur timming pengapian dengan sistem kontrol posisi bukaan gas. Sehingga melalui teknologi ini timming pengapian pada ruang bakar di sepeda motor menjadi lebih maksimal dan secara otomatis akan menyesuaikan dengan kondisi bukaan gas / jumlah bahan bakar yang masuk dalam ruang bakar. Efisiensi mesin akan meningkat sehingga bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Kontrol pengapian melalui CDI juga otomatis mengikuti kondisi yang terjadi pada posisi bukaan gas. Mapping Pengapian terbaik pada CDI secara otomatis juga akan memberikan efek terhadap performa dan efisiensi mesin motor tersebut. Itulah kelebihan teknologi “Throttle Position”

Nah tentunya sebagai konsumen akan sangat bijak jika Anda mengetahui bermacam-macam teknologi ini sehingga mengetahui mana yang terbaik dan dapat memilih teknologi yang terbaik pula. Pada Yamaha Teknologi ini sering kali disebut TPS (Throttle Position Sensor). Tapi hati-hati ada juga TPS dan TSS yang singkatannya juga berbeda, pada produk kompetitor TPS kalau di jabarkan adalah Throttle Position Switch dan TSS berarti Throttle Switch Sensor. Apa bedanya? Pada Throttle Position Sensor memakai sensor variable untuk mengukur bukaan gas pada bagian karburator, sedang pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor, mereka masih menggunakan Switch sebagai tombol on/off, sistem ini bekerja secara manual cuma untuk memindah dua posisi saja (dua mapping pengapian), jadi bukanlah model variable sensor yang mampu otomatis berubah menyesuaikan setiap kondisi bukaan gas yang terjadi. Tentu saja performa kerjanya sangat jauh berbeda walau namanya mirip-mirip. Throttle Position Sensor berkerja jauh lebih komplek dan jauh lebih baik dari model switch yang ada pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor.
Seperti yang sudah kita bahas, teknologi Throttle Position Sensor adalah teknologi Throttle Position yang terbaik, dan inilah yang diaplikasikan Yamaha pada Jupiter MX. Lebih hebatnya lagi Yamaha yang terkenal mampu bikin motor yang dapat lari kencang tidak hanya menerapkan TPS saja pada mesin Jupiter MX untuk membuat konsumsi bahan bakarnya jadi irit, akan tetapi Jupiter MX walau irit tetap mampu berlari kencang. Karena itulah TPS ini dipadukan dan di-intregasi-kan dengan Pompa Akselerasi sehingga walau irit tetap dapat menghasilkan tarikan yang spontan. Cara kerjanya seperti ini:
Jika handle gas dibuka, maka udara akan bertambah dan membuat campuran menjadi kering (lebih banyak komposisi udara jika dibandingkan dengan Air Fuel Ratio yang Normal) sehingga akselerasi jadi buruk dan tersendat. Disini fungsi pompa akselerasi untuk menginjeksikan bahan bakar ke bagian Ventury di dalam karburator saat terjadi percepatan, sehingga mesin merespon dengan cepat dan tarikan spontan terjadi.
Dengan perpaduan teknologi TPS yang terbaik dan teknologi pompa akselerasi yang sudah intregasi dalam satu kesatuan sistem pengabutan bahan bakar, maka Jupiter MX memiliki teknologi Throttle Position yang terbaik sehingga memiliki efisiensi mesin 135cc yang terbaik, irit bahan bakar, tarikan responsif-spontan dan mampu berlari kencang.
Sumber www.yamaha-friends.com
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: 8.2/10 (5 votes cast)
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: +2 (from 2 votes)

Sebagai pabrikan sepedamotor yang cukup dekat dengan hati pelangannya, Yamaha kembali membuktikan bahwa produk-produknya memang layak untuk dibanggakan. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya Yamaha memenangkan ajang Indonesia Motorcycle Of The Year 2009.
Majalah Motorev sebagai penyelenggara event ini telah menguji semua jenis sepedamotor yang dipasarkan di Indonesia. Ujicoba mencakup berbagai aspek, dan dilakukan secara independent. Setelah melalui tahan pengujian ini didapatkanlah unit-unit sepedamotor yang memenuhi syarat untuk dinobatkan sebagai pemenang.
Yamaha sendiri telah berhasil memenangkan 3 kategori, yaitu:
- Terbaik Kategori 191-249 cc Motor Sport , Yamaha Scorpio Z
- Terbaik Kategori 126 - 150 cc Motor Bebek / Cub, Yamaha Jupiter MX 135
- Terbaik Kategori 0 - 115 cc Skuter Matic (A), Yamaha Mio Sporty
Selain itu Yamaha juga berhasil mendapatkan predikat Best Of The Best Indonesia Motorcycle Of The Year 2009, yaitu Yamaha Juiter MX 135.
Keberhasilan Yamaha ini tentunya tidak bisa lepas dari dukungan yang diberikan oleh pelanggan setia Yamaha. Yamaha sendiri tetap akan terus ber-inovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik dalam bentuk produk-produk yang berkualitas dan pelayanan after sales serfice yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Sumber www.yamaha-motor.co.id
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: 6.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: +2 (from 2 votes)
PERBANDINGAN SPESIFIKASI JUPITER Z DAN JUPITER MX
| MESIN |
Jupiter Z |
Jupiter MX |
| Type Mesin |
2P2, 4 Langkah, SOHC, 2 Klep (Berpendingin Udara) |
4 Langkah, SOHC, 4 Klep (Berpendingin Cairan) |
| Konsumsi BBM |
1:60 |
1:40 |
| Diameter x Langkah |
51.0 x 54.0 mm |
54.0 x 58.7 mm |
| Volume Silinder |
110.3 CC |
134.4 CC |
| Perbandingan Kompresi |
9.3 : 1 |
10.9 : 1 |
| Power Max |
8,8 HP pada putaran 8000 rpm |
8, 45kw (11,33 HP) pada putaran 8500 rpm |
| Torsi Max |
0,92 kgf.M pada putaran 5000 rpm |
11,65N.m (1,165 kgf.M) pada putaran 5500 rpm |
| Sistem Pelumasan |
Pelumasan Basah |
Pelumasan Basah |
| Kapasitas Oli Mesin |
Penggantian Berkala 800 cc
Pengganti Total 1000 cc |
Penggantian Berkala 800 cc
Pengganti Total 1000 cc |
| Kapasitas Air Pendingin |
Tidak Ada |
Radiator dan Mesin 620 cc
Tangki Recovery 280 cc, Total 900 cc |
| Karburator |
MIKUNI VM 17 x 1, Setelan Pilot Screw 1-3, 8 putaran keluar |
MIKUNI VM 22 x 1, Setelan Pilot Screw 1-5, 8 putaran keluar |
| Putaran Langsam Mesin |
1.500 rpm |
1.400 rpm |
| Saringan Udara Mesin |
Tipe Kering |
Tipe Kering |
| Sistem Starter |
Motor Starter & Starter Engkol |
Motor Starter & Starter Engkol |
| Type Tranmisi |
Type ROTARY 4 Kecepatan (N-1-2-3-4-N) |
Type ROTARY 4 Kecepatan dengan kopling manual |
| KELISTRIKAN |
Jupiter Z |
Jupiter MX |
| Lampu Depan |
12V, 32.0W / 32.0W x 1 |
12V, 32.0W / 32.0W x 1 |
| Lampu Belakang |
12V, 5.0W / 21.0W x1 |
12V, 5.0W / 21.0W x1 |
| Lampu Sein Depan |
12V, 10.0W x 2 |
12V, 10.0W x 2 |
| Lampu Sein Belakang |
12V, 10.0W x 2 |
12V, 10.0W x 2 |
| Baterai |
YB5L-B/GM5Z-3B / 12V, 5.0Ah |
YB5L-B/GM5Z-3B / 12V, 5.0Ah |
| Busi |
NGK/C6HSA / DENSO U 20 FS-U |
NGK/CPR 8 EA-9 / DENSO U 24 EPR-9 |
| Sistem Pengapian |
DC. CDI |
DC. CDI |
| Sekring |
10.0A |
10.0A |
| RANGKA |
Jupiter Z |
Jupiter MX |
| Tipe |
Pipa “Underbone” |
Diamond Frame |
| Suspensi Depan |
Telescopic |
Telescopic Fork |
| Suspensi Belakang |
Lengan Ayun |
Tunggal / Monocross |
| Rem Depan |
Cakram Tunggal 220 mm |
Cakram Tunggal 220 mm |
| Rem Belakang |
Tromol dengan bahan “Non Asbestos” O 130 mm |
Tromol dengan bahan “Non Asbestos” |
| Ukuran Ban Depan |
70/90-17 38P |
70/90-17 38P |
| Ukuran Ban Belakang |
80/90-17 44P |
80/90-17 44P |
| Ukuran Rantai |
428 |
428 |
| DIMENSI |
Jupiter Z |
Jupiter MX |
| P x L x T |
1910 x 680 x 1045 mm |
1945 x 705 x 1065 mm |
| Tinggi Tempat Duduk |
760 mm |
770 mm |
| Jarak Sumbu Roda |
1230 mm |
1245 mm |
| Jarak Terendah Ke Tanah |
140 mm |
140 mm |
| Berat Kosong |
99kg |
104kg |
| Kapasitas Tangki |
4.2 lt |
4 lt |
Jupiter MX merupakan generasi terbaru dari Jupiter Z beberapa penambahan diberikan pada Jupiter MX. Hal yang paling menonjol adalah jumlah cc yang dimiliki Jupiter MX lebih besar 24.1cc dibandingkan dengan Jupiter Z. Didukung dengan mesin dengan sistem pendingin cair, menjadikan Jupiter MX lebih mantap untuk dipakai pada kecepatan tinggi.
Seri Jupiter memang di-desain sporty, dan dengan berbagai penambahan yang diberikan pada Jupiter MX ini, tentunya akan lebih memuaskan lagi mereka yang berjiwa sporty.
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: 9.4/10 (7 votes cast)
VN:F [1.9.8_1114]
Rating: +1 (from 5 votes)